Masuk Buat Undangan Gratis
Inspirasi

20 Contoh Kata-Kata Undangan Pernikahan: Formal, Islami, Santai, dan Romantis

5 menit baca Tim Vellora
20 Contoh Kata-Kata Undangan Pernikahan: Formal, Islami, Santai, dan Romantis
Daftar isi
  1. Kata-kata undangan pernikahan formal
  2. Kata-kata undangan pernikahan islami
  3. Kata-kata undangan pernikahan kristiani
  4. Kata-kata undangan pernikahan santai dan modern
  5. Kata-kata undangan pernikahan romantis
  6. Cara menyesuaikan kata-kata dengan jenis acara
  7. Kesalahan umum dalam menulis kata-kata undangan
  8. Tips menulis kata-kata undangan yang berkesan

Kalimat pembuka undangan adalah hal pertama yang dibaca tamu. Ia menentukan nada seluruh undangan: hangat, khidmat, atau santai. Namun banyak pasangan kebingungan saat harus merangkai kata yang pas, apalagi ketika harus mewakili dua keluarga sekaligus.

Berikut 20 contoh kata-kata undangan pernikahan yang bisa Anda salin dan sesuaikan, dikelompokkan menurut gaya. Di bagian akhir ada tips agar kalimat terasa tulus dan tidak klise.

Kata-kata undangan pernikahan formal

Cocok untuk resepsi besar atau tamu dari kalangan profesional dan keluarga besar.

  1. “Dengan memohon rahmat dan ridho Tuhan Yang Maha Esa, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk menghadiri pernikahan putra-putri kami.”
  2. “Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir dan memberikan doa restu pada acara pernikahan kami.”
  3. “Tanpa mengurangi rasa hormat, kami bermaksud mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk hadir pada hari bahagia kami.”
  4. “Kehadiran dan doa restu Anda merupakan kebahagiaan yang tak ternilai bagi kami.”
  5. “Dengan segala kerendahan hati, kami mengharapkan kehadiran Bapak/Ibu/Saudara/i pada acara pernikahan kami.”

Kata-kata undangan pernikahan islami

Gunakan salam pembuka dan doa yang lazim dalam tradisi Islam.

  1. “Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Tanpa mengurangi rasa hormat, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk menghadiri acara pernikahan kami.”
  2. “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan hidup dari jenismu sendiri, supaya kamu merasa tenteram kepadanya. (QS. Ar-Rum: 21)”
  3. “Merupakan kebahagiaan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir dan memberikan doa restu. Jazakumullah khairan.”
  4. “Bismillahirrahmanirrahim. Dengan rahmat Allah SWT, kami bermaksud menyelenggarakan akad nikah dan resepsi putra-putri kami.”
  5. “Semoga Allah menghimpun yang terserak dari keduanya, memberkahi mereka, dan meneguhkan hubungan keduanya dalam kebaikan.”
Catatan: bila mengutip ayat atau hadis, pastikan teks dan rujukannya benar dengan memeriksa sumber yang tepercaya atau bertanya kepada pemuka agama.

Kata-kata undangan pernikahan kristiani

  1. “Dengan sukacita dan syukur kepada Tuhan, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk hadir dalam pemberkatan pernikahan kami.”
  2. “Apa yang telah dipersatukan Allah, janganlah diceraikan manusia. (Matius 19:6)”
  3. “Kasih itu sabar, kasih itu murah hati. Kami mengundang Anda untuk bersukacita bersama dalam hari pernikahan kami. (1 Korintus 13:4)”

Kata-kata undangan pernikahan santai dan modern

Pas untuk pasangan muda, pesta kebun, atau acara intim bersama kerabat dekat.

  1. “Kami akhirnya memutuskan untuk menua bersama. Datang ya, ikut rayakan hari bahagia kami!”
  2. “Setelah sekian lama bersama, kami siap melangkah ke babak baru. Kehadiranmu akan melengkapi kebahagiaan kami.”
  3. “Bukan pesta besar, hanya hari sederhana bersama orang-orang tersayang. Yuk, hadir dan berdoa untuk kami.”

Kata-kata undangan pernikahan romantis

  1. “Dua hati, satu tujuan. Dengan restu keluarga, kami memulai perjalanan hidup bersama.”
  2. “Cinta menemukan jalannya. Dengan penuh syukur, kami mengundang Anda menjadi saksi janji suci kami.”
  3. “Kami bertemu karena takdir, memilih karena cinta, dan melangkah karena doa. Hadirlah di hari istimewa kami.”
  4. “Hari ini kami berjanji menjadi rumah bagi satu sama lain. Terima kasih telah menjadi bagian dari cerita kami.”

Cara menyesuaikan kata-kata dengan jenis acara

Akad nikah, resepsi, dan syukuran punya nuansa berbeda. Untuk akad, pilih kalimat yang khidmat dan menyebut doa restu. Untuk resepsi, kalimat boleh sedikit lebih hangat dan mengajak tamu bersukacita. Untuk acara syukuran atau ngunduh mantu, kalimat ringan yang menyebut kebersamaan keluarga lebih pas.

Bila Anda mengadakan dua acara terpisah, pastikan setiap acara punya kalimat pembukanya sendiri supaya tamu tidak bingung acara mana yang mereka diundang. Cantumkan juga siapa yang mengundang, misalnya “Keluarga Bapak [Nama] dan Ibu [Nama]”, karena urutan dan penulisan nama orang tua sering menjadi hal sensitif.

Kesalahan umum dalam menulis kata-kata undangan

  • Menyalin tanpa menyesuaikan. Kalimat yang sama persis dipakai ribuan undangan terasa hambar. Ubah satu atau dua frasa agar terasa seperti suara Anda.
  • Campur bahasa yang tidak konsisten. Menggabungkan bahasa baku, gaul, dan Inggris dalam satu paragraf membuat teks terkesan kurang rapi.
  • Terlalu banyak kutipan. Satu ayat atau puisi sudah cukup; lebih dari itu menggeser fokus dari informasi acara.
  • Lupa memuat permintaan doa restu. Ini inti dari undangan pernikahan dalam budaya kita.
  • Salah menulis gelar dan nama orang tua. Selalu periksa ulang bersama keluarga sebelum dipublikasikan.

Karena undangan digital bisa direvisi kapan saja, Anda bisa mencoba beberapa versi kalimat dan melihat mana yang paling enak dibaca di layar ponsel.

Tips menulis kata-kata undangan yang berkesan

  • Sesuaikan dengan siapa penerimanya. Kalimat santai cocok untuk sahabat, tetapi lebih baik formal untuk atasan atau sesepuh keluarga.
  • Jaga agar singkat. Dua sampai tiga kalimat sudah cukup. Detail acara punya tempatnya sendiri.
  • Pastikan konsisten. Bila memakai “kami”, jangan berganti ke “saya” di tengah teks.
  • Periksa ejaan nama dan gelar. Ini bagian yang paling sering luput.
  • Sertakan ucapan terima kasih. Satu kalimat penutup yang tulus membuat tamu merasa dihargai.

Setelah menemukan kalimat yang cocok, tempelkan ke template undangan Anda. Panduan lengkap alurnya ada di cara membuat undangan pernikahan digital, dan Anda bisa melihat contoh tampilannya di katalog template.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa yang sebaiknya ditulis di kalimat pembuka undangan pernikahan?

Salam atau doa pembuka sesuai keyakinan, lalu satu atau dua kalimat yang menyampaikan maksud mengundang dan harapan akan kehadiran serta doa restu tamu.

Berapa panjang ideal kata-kata undangan pernikahan?

Dua sampai tiga kalimat sudah cukup. Teks yang terlalu panjang sulit dibaca di layar ponsel, sedangkan detail acara sebaiknya ditempatkan di bagian tersendiri.

Bolehkah memakai kutipan ayat atau puisi di undangan?

Boleh, asalkan sumbernya benar dan sesuai dengan keyakinan serta karakter acara. Periksa kembali teks dan rujukannya sebelum dipublikasikan.