Rimba Fajar
Undangan bergaya hutan hujan tropis saat fajar yang seluruh ornamennya dilukis secara realistis langsung di layar: tebing ngarai dari bebatuan bersegi yang retak dan berlumut, kanopi rimba dari ratusan helai daun yang diterangi cahaya pagi, sulur dan akar menjuntai, serta air terjun yang benar-benar mengalir dengan buih, percikan, kabut, dan riak di kolam yang memantulkan tebing. Undangan dibuka dengan tirai dedaunan — daun monstera berlubang dengan tetes embun, daun pisang bertepi sobek, dan pakis yang bergoyang tertiup angin — yang menutupi nama kedua mempelai dan nama tamu; tamu cukup menyibak dedaunan dengan jari atau mengetuk "Buka Undangan", maka daun-daun terhempas ke samping dan pandangan melangkah masuk ke dalam rimba. Berkas sinar matahari menembus kanopi bersama serbuk sari yang berkilau, sepasang kupu-kupu morpho biru terbang beriringan, daun gugur melayang, dan sentuhan pada kolam memunculkan riak. Seiring guliran, lanskap bergerak berlapis-lapis dan waktu berjalan dari fajar keemasan ke pagi yang cerah hingga senja ungu dan malam yang dihiasi kunang-kunang. Setiap bagian tersaji pada kartu kaca berembun dengan pantulan cahaya bergerak di antara daun, berhias anggrek bulan, monstera, dan pakis: salam dan QS Ar-Rum 21, kedua mempelai dalam bingkai lengkung berhias pakis dan anggrek, kisah kami "Tumbuh Bersama" dari benih hingga rimba, hitung mundur pada batu-batu sungai yang dilukis bertekstur, akad dan resepsi, peta lokasi, galeri "Jejak di Antara Daun", tanda kasih, konfirmasi kehadiran, ucapan dan doa tamu, hingga penutup di bawah langit malam berkunang-kunang.
- Animasi halus
- Optimal di ponsel
- RSVP & ucapan online
- Peta lokasi acara
- Galeri foto
- Musik latar
Gulir di dalam layar · Buka layar penuh